Berita Unik - Apartmen Kalibata City Menjadi Pusat Simpanan Para Pria Hidung Belang



Mahapoker.com - Apartmen Kalibata City menjadi primadona di kalangan warga ibu kota. Betapa tidak, dengan harga yang cukup terjangkau, warga bisa meresakan hidup seperti di Apartmen kebanyakan. Disediakan beragam fasilitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuninya. Harga murah yang ditawarkan lantaran Apartmen Kalibata City merupakan rusunami yang disubsidi pemerintah.

Sayangnya, perlahan peruntukan Apartemen Kalibata City tak tepat sasaran. Satu per satu disana malah dinikmati orang berduit. Aib tersebut perlahan terbuka seiring terungkapnya satu per satu pelanggaran pidana di lingkungan Apartemen Kalibata City.

Berawal dari kasuspembunuhan Holly Angela Hayu. Penghuni salah satu unit di Apartemen Kalibata City. Kasus Holly cukup menyedot perhatian lantaran pertama kalinya seorang penghuni di Apartemen Kalibata City tewas jatuh dari lantai 8. Selain itu, kasus tersebut diotaki oleh seorang pejabat eselon I di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Gatot Supiartono.




Dengan dibantu tiga rekannya, Surya hakim, Abdul Latief dan Pago Satria, Gatot merencanakan dengan matang untuk menghabisi Holly yang belakangan terkuak merupakan istri siri Gatot. Gatot gelap mata , kesal akan tuntutan Holly yang semakin menjadi, salah satunya meminta Gatot menceraikan istri sahnya.

Kasus lain yang terjadi yakni berulang kalinya pihak Imigrasi Jakarta Selatan menggrebek Apartemen Kalibata City. Hal itu lantaran, di tempat tersebut kerap dijadikan sejumlah warga Negara Asing ilegal ngumpetn. Peredaran narkoba juga marak terjadi di Apartemen Kalibata City.

Selang beberapa tahun, kasus jatuhnya salah satu penghuni Apartemen Kalibata City kembali terjadi. Kali ini, koran yang diketahui bernama Desi Wuladari (19 tahun) jatuh dari lantai 9, Tower Akasia. Posisi hingga masih terus mengusut kasus tersebut Agen Judi Online.

Sementara itu, kasus yang masih hangat baru terjadi yakni, laporan anggota Front Pembela Islam (FPI) terkait adanya praktik tak lazim di apartmen tersebut. Humad Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan anggota FPI ini awalnya menerima broadcast message. Lalu sempat ada komunikasi melalui chatting di facebook dengan salah seorang dari kelompok itu.




Setelah FPI melakukan pengecekan ditemukan sekumpulan pria. Merasa tidak beres, FPI melapor ke polisi. Argo mengatakan aktivitas itu dilakukan karena ada yang mengorganisir. Dari 13 orang, enam merupakan panitia. Polisi dari Polsek Pancoran ketika menerima laporan langsung bergerak. Saat itu ditemukan sejumlah pria tidak memakai busana lengkap.

Saat dilakukan penggrebekan, beberapa di antranya sedang bermain kartu. Dimana pihak yang kalah wajib melepas pakaiannya. Ditemukan telanjang dada. Informasi yang main kartu kalau kalah buka baju atau kaos ungkapnya. Informasi yang didapat para pria ini diduga akan melakukan pesta. Saat ini masih dilakukan pendalaman adanya anggota lain dalam kelompok ini bernama Big X Family ini.

Sekelumit kasus yang terjadi di Apartemen Kalibata City menjadi salah satu pembahasan di rumah lembang, markas pendukung calon gubernur jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok Bandar Poker.




0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.