Berita Unik - Secret Service, Pasukan Keamanan Tiada Tandingannya Diseluruh Dunia



Berita Unik - Bahkan sejak berstatus capres Donal Trump telah dijaga oleh Secret Service. Pengawalan melekat akan terus diberlakukan setelah miliarder nyentrik itu disumpah sebagai Presiden ke 45 Amerika Serikat. Berjas hitam, kacamata hitam, penampilan dingin, anggote Secret Service adalah orang pilihan yang lolos seleksi superketat dan latihan tanpa henti.

Secret Service, pasukan pengawal khusus presiden dan orang-orang penting Amerika Serikat, punya sejarah panjang sejak tahun 1865. Tugasnya mengawal dan melindungi orang-orang penting, terutama Presiden Amerika Serikat. Menjadi perisai hidup, meski ada sejumlah torehkan dari tak mereka tak berhasil melindungi John F Kennedy dari penembakan brutal, dan nyaris kecolongan dalam serangan terhadap Presiden Gerald Ford dan Ronald Reagan.

Kalangan pesohor dan tokoh penting memang seringkali memiliki pengawal. Tapi, untuk urusan perlindungan dan keamanan, mungkin Secret Service belum ada tandingannya.

Lahir dari kematian Presiden AS :




1. Secret Service lahir saat Lincoln meninggal ditembak. Presiden Abraham Lincoln dibunuh pada 1865 oleh John Wilkes Booth. Seandainya ia dilindungi oleh penjaga keamanan yang sangat terlatih, tentu jalan sejarah akan berbeda. Walaupun demikian, pada 14 April 1865, Lincoln sempat menandatangani legislasi yang bergulir menuju pembentukan Secret Service, suatu badan yang pada awalnya berada dibawah US Treasury Department guna membasmi pemalsuan yang marak seusai Perang Sipil. Penugasan melindungi presiden baru setelah pembunuhan Presiden William Mckinley 1901. Pada 1 Maret 2003, Secret Service dipindahkan ke dalam Department of Homeland Security.




2. Sejumlah Agen Secret Service menyamar sebagai mahasiswa sepertinya menggelikan, tapi para agen Secret Service berbaju biasa dan menyamar sebagai mahasiswa untuk mengawasi Chelsea Clinton selama berkuliah 4 tahun di Stanford University. Asrama Chelsea dilengkapi dengan jendela-jendela kebal peluru dan nama rahasia untuknya adalah "Energy". Dua agen berbagi asrama dengan Chelsea, di kamar sebrang. Mereka memberi sedikit keleluasaan kepada Chelsea untuk sosialisasi asalkan dengan pemberitahuan sebelumnya.




3. Tukang sulap pernah "Merampok" Agen Secret Service di kalangan sesamanya, Apollo Robbins disegani oleh sesama pencopet dalam pertunjukan teatrikal. Robbins telah memukau banyak orang terkenal karena keahliannya. Tapi, pertunjukan yang paling heboh adalah pada 2001, saat acara makan malam Jimmy Carter. Sambil mengobrol sebentar soal rencana keamanan Carter, Robbins berhasil mencopet sebuah jam tangan, beberapa kunci dan salinan rencana jadwal Carter dari Secret Service yang ternyata tak kebal copet.




4. Secret Service rampas uang mainan dalam Film Rush Hour 2 pada tahun 2000, pembuatan film Rush Hour 2 melibatkan adegan penebaran uang palsu senilai US$ 1 miliar. Masalahnya, lembar-lembar uang film itu terlalu mirip dengan asli, sehingga ada saja anggota masyarakat yang meraupnya dan mencoba membelanjakan. Secret Service kemudian memerintahkan perintah penghentian pembautan properti film oleh Independent Studio Service, Inc. dan menyita US$ 100 juta uang mainan untuk film.




5. Selama 60 tahun, Secret Service berburu koin langka. Pada awal abad ke 20, Presiden Theodore Roosevelt menugaskan seniman Augustus Saint Gaudens untuk merancang koin emas berkepala dua yang diilhami dari masa Yunani kuno. Nilai nominalnya hanya US$20. Tapi sekarang, hampir seabad kemudian, nilanua US 7 hingga 10 juta. Pada saat Franklin Delano Roosevelt mulai menjabat pada 1933, pemerintah menghentikan penggunaan standar emas sehingga 445 ribu keping koin bergambar elang itu dilebur menjadi batangan emas. Koin-koin itu sendiri tidak pernah diedarkan secara legal. Tapi pada 1944, Secret Service mendapati bahwa beberapa koin telah beredar di kalangan publik melalui pelanggaran internal. Sejak saat itu, Secret Service terus melacak dan mengumpulkan sebanyak-banyak koin tersebut.




6. FBI lahir dari Secret Service, sebelum 1908, Departemen kehakiman AS (US Departemen of Justice), terpaksa mengambil beberapa orang dari Secret Service untuk keperluan investgasi federal. Tapi, cara itu kemudian dilarang kongres yang mengkhawatirkan spionase di dalam tubuh pemerintahan. Setelah ligitasi dan perbantahan, Jaksa Agung Charles Bonaparte akhirnya mengumpulkan segelintir detektif dari Secret Service untuk melakukan investigasi bagi kepentingan Department of Justice. Tim itulah yang kemudian menjadi cikal bakal FBI.




7. Menjaga pertandingan Super Bowl tergolong pertandingan olahraga. Tapi, karena menarik begitu banyak penonton dan menjadi ajang nasional, ada risiko tinggi menjadi sasaran teroris. Secret Service kemudian ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan latar belakang 11 ribu orang, termasuk vendor dann pengisi acara panggung. Bukan hanya itu, tatanan kontra terorisme pun diterapkan selama Super Bowl.





0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.