Berita Unik - Perempuan Ini Dipecat Karena Dianggap Terlalu Cantik


Berita Unik - Seorang perempuan pekerja lepas disebuah televisi dipecat oleh manajernya karena dia terlalu cantik. Perempuan bernama Emma Hulse mengatakan dia baru saja bekerja lima menit ketika manajernya mendekati dan berkata, "kamu tidak melanggak-lenggok di catwalk? kamu kenapa tidak berada di panggung?"

Emma mengklaim manajernya yang tidak disebutkan namanya memintanya pulang setelah mengatakan seharusnya mereka berdua berkencan. Adapun TV tempat Emma bekerja mengakui adanya insiden itu. Namun, menginformasi bahwa manajer yang bersangkutan tidak lagi bekerja untuk perusahaan mereka.

Emma mendeskripsikan dirinya sebagai pelari, asisten produser dan superviseor kameramen dalam profilnya di Talentmanger. "Kamu seharusnya selesai pukul 19.00, aku sampai di kantor pukul 09.30 dan ketika sampai di ruangan, ada seorang pekerja lain yang mengatatakan apa yang harus aku lakukan," kata perempuan 24 tahun dari Mayfair London.


"Tak lama kemudian, aku disuruh pulang dan agenku mengirim pesan kalau aku tak lagi diperlukan". Aku kemudian mencari line manajer, tapi dia malah berkata, 'kamu model? kenapa gak jalan di catwalks, kenapa gak di panggung?'
"Aku memang memakai lipstik dan berdandan tapi menurutku tidak berlebihan. Aku memakai kaus dan celana panjang bahan. Aku berpikir pakaianku biasa saja".

"Lalu si manajer itu meminta nomor teleponku dan mengajakku minum". Emma mengaku ia kecewa dikeluarkan dengan tiba-tiba. Ia bahkan sampai tak bisa berkata apapun. Mungkin perusahaan itu hanya mempekerjakan orang dengan tampang biasa saja. Dan jika wajahmu tidak sesuai dengan harapan mereka, aku cuma dianggap penggangu saja, kata Emma.

Emma juga mengklaim dirinya mahir mengoperasikan kamera dan telah bekerja di berbagai perusahaan. Sebelumnya, tak ada yang pernah memulangkanku hanya karena penampilanku. Apalagi ini perusahaan kreatif yang tak menuntut berpakaian seperti apa, kata Emma.



Sementara itu, pemilik perusahaan Adam Luckwell mengaku bahwa ada banyak karyawan yang tidak memenuhi standar pekerjaan. Salah satunya adalah manajer yang mengira Emma model. Kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak dengannya karena dia dianggap tidak profesional dan apa yang dia lakukan tidak sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Bukan kali pertama insiden serupa terjadi di London. Pada Januari lalu, lebih dari 150 ribu orang menandatangani petisi untuk mendukung resepsionis bernama Nicola Thorp. Perempuan itu dipulangkan karena menolak memakai sepatu hak tinggi.

Perempuan 27 tahun itu tiba di perusahaan keuangan PwC dan manajer mengatakan ia harus menggunakan hak 2 hingga 4 inci. Ia menolak, dan protes mengapa pegawai pria tidak diminta memakai sepatu yang sama. Gara-gara itu, ia dipulangkan tanpa dibayar.

Berita Unik lainnya : Senji Nakajami Pengusaha Kaya Yang Memilih Boneka Seks Daripada Keluarganya




0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.