Berita Unik - Rekaman Video Pengacara Kondang Di Ohio Menghipnotis Klien Untuk Hasrat Seksualnya


Peristiwa - Sebuah cuplikan video beredar di Amerika Serikat. Dalam tayangan singkat, terlihat seorang pengacara dari negara bagian Ohio mencoba menghipnotis seorang klien wanita demi memuaskan hasrat seksualnya. Pada November 2014, seorang wanita mengenakan kamera tersembunyi dan duduk dalam ruang kantor pengacara kondang Michael Fine, di Sheffield Ohio.

Kepolisian Sheffield mengatur jebakan itu setelah wanita tersebut mengadukan bahwa pengacaranya mencoba untuk menenangkannya sebelum pertemuan dengan menggunakan hipnotis. Wanita itu kemudia menyadari bahwa pengacara itu mencoba untuk memanfaatkan dirinya secara seksual.

Dalam cuplikan video terdengar Fine memulai, ayo ambil nafas yang dalam , satu kali lagi. Baiklah saya akan tenang, kita lakukan ini bersama-sama. Tiap kali saya mengucapkan kata tidur, kamu akan semakin dalam dan semakin dalam, sepuluh kali semakin dalam. Satu, dua, tiga, tidur, satu, dua, tiga, tidur.



Pada September 2016, Fine mengaku bersalah telah menghanyutkan 5 wanita lain dalam keadaan tidak sadar, serupa dengan yang dilakukannya dalam cuplikan video. Jaksa penuntut mengatakan bahwa korban yang menggunakan kamera tersembunyi itu mengadu kepada polisi setelah ia merasakan kehilangan kesadaran akan waktu setelah pertemuan sebelumnya. Lagipula, pakaiannya acak-acakan.

Ketika sesi relaksasi berpindah ke sofa, kegiatannya menjadi semakin seksual. Mata wanita itu lebih sering terpejam, sedangkan wajah Fine semakin mendekat ke wajah kliennya. Tiap kali saya mengatakan kata kenikmatan, kamu tidak bisa membatasi atau menahan diri, seluruh tubuhmu adalah suatu sarana kenikmatan, kata Fine.

Pengacara itu melanjutkan dengan bertanya, kapan terakhir kalinya kamu bersenggama? tiap kali saya menyentuh kamu, sentuhan itu akan menjadi sensasi yang luar biasa. Dalam hitungan tiga, kamu tidak akan bisa mengendalikan diri, kata Fine.



Setelah beberapa menit, Fine membangunkan wanita itu dari keadaan tidak sadar dan melanjtukan urusan mereka. Sesaat sebelum polisi menyerbu masuk, Fine sempat mengatakan, baiklah kita harus memeriksa sejumlah berkas dan saya punya beberapa pertanyaan yang harus saya ajukan.

Saat didengar kesaksiannya pada November lalu, wanita itu mengatakan, ia memanfaatkan kepercayaan saya dan posisinya sebagai pengacara untuk mendapat informasi tentang kelemahan saya. Ia bukan hanya menggunakan informasi untuk melindungi dan membela saya, tapi untuk memanipulasi, menyakiti dan memanfaatkan saya. Fine telah dijatuhi hukuman penjara selama 12 tahun.

Peristiwa lainnya : Tanda Kiamat 2022, Rabbi Israel Menyebutkan Kemunculan Isa Almasih





0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.