Korban Letusan Gunung Berapi Di Pompei Ini Sedang Masturbasi?

Berita-Unik-Dan-Dewasa-Korban-Letusan-Gunung -Vesuvius-Ini-Tewas-Pada-Tahun-79-Masehi
Korban Letusan Gunung Berapi Di Pompei


Berita Unik - Pada tahun 79 sebelum Masehi, terjadi sebuah letusan dahsyat daru gunung berapi Vesuvius dan menghancurkan seluruh kota Pompei. Dampak dari letusan gunung berapi tersebut membuat semua benda dan penghuni kota tersebut menjadi batu, dikarenakan abu panas dari letusan gunung berapi.

Guiseppe Fiorelli ialah seorang arkeolog pada abad ke 16. Evakuasi di kota Pompei diawali pada abad tersebut untuk menemukan seluruh peninggalan di kota Pompei dari mulai barang-barang, tempat tinggal sampai jasad manusia Agen Bola Sbobet.

berbagai pose jasad manusia yang telah menjadi batu pun memiliki berbagai gaya, ada yang berdekatan satu sama lain, telungkup dalam posisi seperti janin pada rahim ibu dan ada juga yang sambil berpelukan.

Dari sekian banyak pose gaya, ada satu jasad batu yang sangat menarik perhatian para ilmuwan. Lembaga arkeologi yang bernama Pompeii Parco Archeologico menampilkan sebuah foto melalui akun instagramnya. @pompeii_parco_archeologico yang menunjukkan tubuh manusia yang diawetkan usai letusan Vesuvius.

Didalam foto tersebut menunjukkan jasad tubuh yang telah menjadi batu dengan posisi terbaring dan tangan sebelah kananya mengepal di bagian alat vitalnya.

Setelah beberapa saat foto tersebut beredar di Twitter dan Instagam, foto itu menjadi viral banyak orang dan membuat banyak spekulasi. Salah satunya, ada beberapa netizen yang mengatakan bahwa saat terjadi letusan gunung Vesuvius, pria itu sedang melakukan masturbasi.
Benarkah demikian?

Korban letusan gunung Vesuvius, seluruh tubuh mereka terbakar oleh panasnya lahar. Namun berbeda dengan komentar netizen, Pier Paolo Petrone malah mengemukakan hal sebaliknya. Diungkapkan oleh Dr. Petrone bahwa "Tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan pria itu tengah melakukan masturbasi pada detik-detik akhir hidupnya.

"Manusia yang ada di dalam foto tersebut hanya pria dewasa yang meninggal karena gelombang panas piroklastik, abu dan gas panas akibat letusan gunung berapi".

Diperkirakan pria tersebut tinggal di bawah kaki Gunung Vesuvius. "Saat meninggal, kedua lengan dan kakinya tertekuk karena suhu yang panas," katanya.

Dr Petrone mengatakan sebagian besar jasad manusia yang ditemukan di Pompeii menunjukkan posisi tubuh yang aneh. Sejumlah ahli gunung berapi lainnya juga sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Dr Petrone, bahwa pria tersebut bukan meninggal saat sedang masturbasi.


Baca juga : Berita Unik (Turis Wanita Asal China Pingsan Setelah Memecahkan Gelang Giok Rp 589 Juta)

   

Agen-Bola-Superbet888-Sbobet-Ibcbet-Casino-338a

0 comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.